BeritaSumatera Utara

Demi Meraup Keuntungan, Tak Perduli Kerusakan Saluran Drainase. Rony: Silahkan Dilaporkan ke APH Agar di Lidik!

×

Demi Meraup Keuntungan, Tak Perduli Kerusakan Saluran Drainase. Rony: Silahkan Dilaporkan ke APH Agar di Lidik!

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Lokasi Kerusakan Saluran Drainase Di Jl. Lintas Tanah Jawa Mandoge

Views: 266

SIMALUNGUN, JAPOS.CO – Meski sempat diberitakan disalah satu media online akan kerusakan saluran drainase yang terletak di Jl. Lintas Tanah Jawa Mandoge, Nagori Jawa Tongah II Kecamatan Hatonduhan, kini didapati kembali kondisi pasangan parit tersebut kembali mengalami kerusakan kembali pada ruas yang berbeda.

Pasalnya, meski telah pernah menuai teguran dan kritik dari Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara beserta Anggota DPRD Sumatera Utara atas jenis kerusakan yang sama beberapa waktu silam, pihak rekanan diduga merasa ‘bebal’ dan tidak peduli akan kualitas pengerjaan nya pada objek kegiatan tersebut, serta diduga demi meraup meraup keuntungan pribadi, yang mana diketahui negara telah mengeluarkan anggaran sejumlah Milyaran rupiah guna terlaksana nya pembangunan tersebut.

Mirisnya kualitas pengerjaan dan kondisi yang terjadi dilokasi berdasarkan pengamatan Japos.co di Kecamatan Hatonduhan, membuat Rony Situmorang SH MIP selaku Anggota DPRD Sumatera Utara merasa menyesal akan kondisi yang terjadi, serta menyatakan akan berkoordinasi dengan dinas terkait guna penanganan.

“Terima kasih atas infonya. Saya akan sampaikan ke dinas terkait dan Komisi D DPRD Sumut agar dilakukan tindakan sesuai kewenangan pengawasannya,” ucap Ronny.

“Saya pribadi menyesalkan kondisi ini terjadi karena kualitas pengerjaan dan mungkin unsur lain sehingga masyarakat pengguna jalan dirugikan” tambah nya memberi keterangan.

“Silahkan dapat juga dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum agar dilakukan lidik juga jika sudah memenuhi prosedur,” tegas Ronny kepada Japos.co.

Lebih lanjut, salah seorang warga sekitar yang ditanyai pendapatnya ketika disambangi Japos.co dilokasi rusak nya saluran drainase mengungkapkan, dirinya mengharapkan kejelian APH guna menindak tegas tindakan kecurangan atas pengerjaan proyek negara yang dapat merugikan negara dan masyarakat luas.

“Kami warga sekitar mengharapkan kiranya pihak APH tegas lah pak menindak pelaku2 kecurangan dalam proyek2 negara, terkhusus kegiatan seperti ini yang sudah menelan anggaran miliyaran rupiah. Karena sangat jelas, dampak nya terutama bagi warga sekitar dan masyarakat pengguna jalan,” ungkap warga.

“Masih sekitar 3 bulan selesai dikerjakan kualitasnya sudah seperti ini, bagaimana lagi nanti sampai kedepan nya?. saya menduga gak ada diawasi ketika pengerjaannya ini,” tambah warga tersebut.

Diharapkan, berpedoman dari kejadian yang terjadi, Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara lebih teliti lagi dalam melakukan evaluasi dan pemeriksaan atas kualitas bangunan tersebut, guna menghindari kerusakan yang sama pada objek pembangunan yang sama tersebut. (L Tampu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *