Views: 609
KETAPANG, JAPOS.CO – Tampak kompak, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, SSTP MSi dan Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, SH hadiri penyerahan bantuan Alat dan Mesin Pertanian kepada Brigade Pangan Kabupaten Ketapang, pada Kamis (06/03/2025) di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan Ketapang.
Pada kesempatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati juga menyerahkan secara simbolis alat pertanian tersebut. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Ketapang ini juga dihadiri Forkopimda Ketapang, Kepala OPD terkait, Camat setempat, pihak perusahaan terkait, para Brigade Pangan, dan lainnya.
Bupati dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan dalam melakukan kegiatan sehari-harinya terutama dalam menyemangati petani untuk terus menanam padi khususnya, meningkatkan produksi pertanian.
“Jadi ini sejalan dengan program Presiden, dari hasil kami retreat di Magelang bahwa Presiden dan para menteri termasuk Panglima TNI, Polri sampai Kejagung menyampaikan agar kita semua seluruh jajaran pemerintah pusat sampai daerah mendukung penuh program prioritas nasional salah satunya adalah ketahanan pangan ini,” ujar Bupati.
Oleh karena itu, Bupati berharap kedepan kita stop impor dari luar, kita cukupi sendiri kebutuhan akan pangan.
“Ketapang sendiri mempunyai luas wilayah nomor 3 se-Indonesia, sehingga wajar kita harus punya visi Ketapang harus swaswembada pangan,” ucapnya.
Dari itu, Bupati berharap kepada seluruh jajaran pemerintah agar mendukung program prioritas nasional ini.
Menurut Bupati, membangun pertanian bukan hanya menjadi tugas petani sebagai pelaku utama akan tetapi menjadi tugas bersama.
“Kita harus bahu membahu agar kegiatan ini terus berjalan. Pemerintah juga mengucapkan terima kasih kepada TNI-Polri yang juga ikut mengawal kegiatan pertanian, bulog yang juga ditugaskan menyerap hasil panen petani,” ajaknya.
Bupati berpesan kepada para Manager Brigade Pangan dan anggotanya agar melakukan kegiatan sebaik mungkin dan semodern mungkin, petani harus mendukung Brigade Pangan, begitu juga kelompok tani, gabungan kelompok tani, kepala desa, pak camat juga harus mendukung kegiatan ini.
“Kegiatan Brigade Pangan dan petani harus kita dukung untuk mewujudkan swasembada pangan dan pertanian berkelanjutan. Brigade Pangan sudah harus menyelesaikan perjanjian (mou) dengan petani, bagi yang belum harus disegerakan penyelesaiannya,”harapnya.
“Saya juga berharap agar bekerja serius terkait dengan kegiatan fisik. Bekerja sepenuh hati jangan mempersulit program pemerintah pusat maupun program pemerintah daerah. Semua harus bekerja profesional, hindari konflik interes, terutama pejabat struktural yang menangani kegiatan fisik. Kalau nanti kita temukan menghambat apalagi mengambil untuk keuntungan pribadi, kita akan tindak sesuai aturan,” tegas Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Ir. Sikat.,M.Si menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada insan pertanian, dengan memenuhi kebutuhan alsintan dan memberikan semangat untuk para brigade pangan dalam pengembangan kegiatan budidaya tanaman padi secara modern
“Brigade Pangan merupakan kelompok petani milenial penggerak budidaya tanaman padi secara modern, kelompok BP kita menyebutnya ini direncanakan oleh pemerintah pusat akan dimodali/dipersenjatai dengan alat dan mesin pertanian modern guna kelancaran usaha mereka,” jelasnya.
Kadis menambahkan, dengan luasan opla 8.768 ha maka Kabupaten Ketapang harus membentuk sebanyak 44 brigade pangan dimana 1 brigade pangan mempunyai luasan olah ± 200 на.
“Saat ini Kementerian Pertanian sudah menyalurkan alsintan kepada Kabupaten Ketapang untuk brigade pangan sebanyak 3 jenis dengan rincian ; 1. 12 combine harvester besar (alat panen padi), 2. 12 traktor roda 4/ jonder (alat pengolah lahan) dan 3. 24 traktor roda 2 (alat pengolah lahan),” pungkasnya.
Selanjutnya dalam kegiatan ini Bupati dan Wakil Bupati serta Forkopimda Ketapang juga mengunjungi stand pameran hasil pertanian.
Selain itu, perhatian undangan juga tertuju pada parade traktor roda 4 sekitar lokasi kegiatan. Hal yang menyita perhatian lantaran Wakil Bupati Ketapang, juga ikut naik di atas traktor tersebut sehingga mengundang senyum undangan yang hadir.(Prokopim/Agustinus)