Scroll untuk baca artikel
BeritaSumatera Barat

KSB PWI Bukittinggi Terbentuk Pasca Pengunduran Pengurus Satu Bulan Lalu

×

KSB PWI Bukittinggi Terbentuk Pasca Pengunduran Pengurus Satu Bulan Lalu

Sebarkan artikel ini
Pengurus PWI Propinsi Hadir Pada Sidang Pleno Di Bukittinggi

Views: 60

BUKITTINGGI, JAPOS.CO – Pengunduran diri pengurus PWI Bukittinggi, Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) terjawab sudah dengan dilaksanakan sidang pleno PWI Bukittinggi Rabu (26/02).

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Sidang pleno dihadiri pengurus PWI Provinsi, Firdaus Abie (Sekretaris), Sawir Pribadi (Bidang Organisasi), Jayusdi Effendi (wakil ketua Bid,Kesra) dan pimpinan  sidang pleno Al Fatah.

Kekosongan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bukittinggi kurun waktu satu bulan terakhir terjawab, setelah pengurus PWI Provinsi Sumatera Barat, memfasilitasi pembentukan struktur Pelaksana Tugas (Plt) KSB PWI Bukittinggi dengan  segera, pesan Ketua PWI Propinsi Widya Navies .

Hasil sidang pleno , menyepakati , memberikan amanah Ya Fadil,SH (ketua) ,Gusri El Faisal (Sekretaris) dan Yursil Masri (Bendahara),meskipun sidang pleno diwarnai pernak pernik beberapa calon   bantah  tidak bersedia jadi Plt.

Akhirnya amanah dibebankan pada Ya Fadil  yang mau tidak mau menerimanya ,tidak ada kata menolak  lagi ungkap rekan rekan yang hadir pada saat sidang pleno.

Sementara PLT “KSB” diberi waktu enam bulan kedepan bekerja keras untuk menyelamatkan organisasi sekaligus mempersiapan Konvensi Luar B (KLB), priode 2025_ 2028  papar Sawir Pribadi  memberikan  arahan .

Terlaksananya KLB PWI Kota Bukittinggi, setelah pengurus PWI Provinsi yang di pimpin  Widya Navies bersama pengurus lainya Firdaus Abi (Sekretaris), Sawir Pribadi (Kabid Organisasi), Zul Effendi (Ketua BK) dan Syaiful (Siwo), melakukan safari ke sejumlah pengurus PWI Cabang  Kabupaten, Kota termasuk PWI Bukitinggi, Sabtu 22 November 20025.

Pertemuan di Sekretariat PWI Bukittinggi  jalan Batang Masang Belakang Balok, dua opsi ditawarkan  untuk terbentuknya Plt. Pertama PLT ditunjuk pengurus PWI Propinsi  atau melaksanakan sidang pleno PWI Bukittinggi.

Opsi kedua menjadi pilihan PWI Bukittinggi  dengan melaksanakan sidang pleno  di Aula Balaikota Bukittinggi  ,Rabu  25 /02, kemaren .

“Organisasi harus tetap jalan dan  tidak  fakum,” pesan Widya Navies.

“Kami mengajukan surat pengunduran diri sebagai KSB PWI Bukittinggi”, ujar Ichwan Salim mewakili dua rekanya. Kendati saya telah mengunduran diri, bukan berarti saya  mengundurkan diri dari ke anggota PWI ,pinta Ikhwan. (Yet) .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *