Views: 310
KETAPANG. JAPOS.CO – Pemerintah Desa (pemdes) dan Masyarakat Desa Cegolak Apresiasi kepada Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo RI bekerja sama dengan pemerintah kabupaten, dalam membangun Base Transceiver station (BTS) 4G di Desa Cegolak Kecamatan Nanga Tayap kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat telah berfungsi.
Menurut keterangan masyarakat Desa Cegolak yang menjadi permasalah selama ini adalah tidak adanya jaringan internet sehingga masyarakat terpaksa harus membeli alat penangkap sinyal, bahkan masyarakat ada yang pergi keluar Desa mencari sinyal untuk berkomunikasi. Dan keadaan berlangsung bertahun-tahun lamanya. Namun semenjak adanya Base Transceiver station (BTS) 4G masyarakat bisa mengetahui informasi dengan cepat dan berkomunikasi dengan lancar kepada semua pihak, hal ini juga mendorong percepatan pertumbuhan di bidang ekonomi / transaksi jual beli lewat via seluler.
“Semenjak adanya Base Transceiver station (BTS) 4G, kami bisa mendapatkan informasi dengan cepat, dan juga berkomunikasi dengan lancar kepada semua pihak lewat via seluler”. Ungkap Ola(40) saat dikonfirmasi lewat WhatsApp (29/08).
Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo RI bekerjasama dengan pemerintah kabupaten Ketapang, di proyek membangun Base Transceiver station (BTS) 4G di Desa Cegolak membawa dampak yang sangat luar biasa dalam kemudahan berkomunikasi di Desa.
“Aktifnya Tower Bhakti membawa dampak yang sangat luar biasa dalam kemudahan komunikasi di Desa, urusan menjadi lancar. Komunikasi semakin mudah, walaupun di sisi lain dampak2 negatif perlu diantisipasi juga”. Ungkap Markus Juandi selaku kepala Desa Cegolak kepada Japos.co lewat WhatsApp(29/08).
Harapan Pemerintah Desa, dan masyarakat Cegolak, semoga kualitas jaringan semakin ditingkatkan lagi.(Agustinus)